Pemain Sepakbola yang Kembali ke Klub Lamanya

Untuk menjadi pemain bintang sepak bola dunia tak semudah membalikkan telapak tangan, perlu usaha untuk mendapat tempat sebagai pemain utama. Sering kali seorang pemain dijual klub lain karena dinilai kurang mumpuni kendati pemain tersebut telah pindah ke klub lain, bukan berarti sang pemain akan melupakan segala macam hubungan dengan mantan klubnya tersebut. Tak jarang pula beberapa pemain yang telah pindah dan memutuskan untuk kembali ke mantan klubnya lagi. Bahkan ada pula yang kembali ke klub lamanya dengan biaya transfer yang sangat mahal dibandingkan saat dijual. Berikut ini ada beberapa pemain yang kembali memperkuat klub lamanya. 

           1. Nemanja Matic

Nemanja Matic Aawalnya didatangkan Chelsea dari klub Slovakia, Kosice dengan harga 1,23 juta Pounds pada tahun 2009. Namun, pemain Serbia ini hanya bermain di 3 pertandingan bersama The Blues sebelum akhirnya dipinjamkan ke klub Belanda, Vitesse Arnhem. Setelah masa pinjaman berakhir di Vitese, Chelsea kemudian menjual matic ke Benfica sebagai bagian dari kesepakatan untuk bisa membawa David Luiz ke Stamford Bridge.
Setelah tiga tahun bersama Benfica, matic tampil cemerlang dan berhasil menemukan bentuk permainan terbaiknya, Matic pun diboyong kembali ke Inggris. Manajer Chelsea saat itu, Jose Mourinho mengidentifikasi dirinya sebagai target utama pemain yang harus dibeli. Manajemen The Blues pun harus menebusnya dengan harga cukup mahal ketimbang pertama kali merekrutnya dari Kosice, sebesar 17,5 juta Pounds pada Januari 2014.

           2. Marco Reus

Gelandang serang Marco Reus memulai karir profesionalnya sebagai pemain junior bersama Borussia Dortmund, di mana dia menghabiskan waktunya selama 10 tahun dari 1996 sampai 2006 untuk membela Dortmud, sebelum pindah ke Rot Weiss Ahlen. Awalnya, pemain Jerman ini bermain sebagai pemain lapis kedua klub sebelum bisa menembus masuk skuat utama tim yang bermain di Divisi III Jerman pada saat itu. Penampilan Reus untuk Rot Weiss Ahlen yang cukup menawan hingga dirinya mendapatkan kontrak untuk pindah ke klub Bundesliga, Borussia Monchengladbach pada tahun 2009.
Reus menghabiskan tiga musim bersama Borussia Monchengladbach sebelum akhirnya diboyong kembali ke klub masa kecilnya Dortmund pada tahun 2012. Sebelumnya, nilai transfer Reus berdasarkan hanyalah sebesar 12 juta Pounds, namun setelah dirinya menunjukkan ketajamannya sebagai seorang striker nilainya lantas melejit dan memaksa Dortmund untuk menebusnya dengan harga 32 juta Pounds.

           3. Cesc Fabregas

Cesc Fabregas merupakan salah satu jebolan dari akademi muda Barcelona, La Masia. Barcelona berhasil merekrut salah satu talenta sepakbola terbaik di dunia ini saat usianya masih 10 tahun, Menimba ilmu di Akademi Barcelona, Fabregas justru dijual ke arsenal Arsenal pada tahun 2003 yang saat itu masih berusia 16 tahun. Hanya butuh waktu satu bulan bagi Fabregas muda untuk menjalani debut pertamanya bersama skuat inti Arsenal saat berhadapan dengan Rotherham United di ajang Piala Liga.
Setelah menjalani lebih dari 300 pertandingan dan dipercaya untuk menjadi kapten selama tiga tahun di Arsenal, Barcelona kepincut untuk memulangkannya ke spanyol, Fabregas memutuskan kembali bergabung dengan klub masa kecilnya pada Agustus 2011 setelah menyatakan bahwa itu adalah mimpinya untuk kembali ke Nou Camp. Untuk memboyongnya kembali dari Arsenal, Barcelona harus merogoh kocek dalam, sebesar 23,8 juta Pounds dengan sejumlah biaya tambahan dan menyepakati untuk menggajinya 880 ribu Pounds setiap tahunnya. Namun pada akhirnya Barcelona kembali menjulnya ke rival seteru Arsenal yaitu Chelsea pada tahun 2014.

           4. Shinji Kagawa

Kagawa dibeli Dortmund dari Cerezo Osaka pada 2010. Pada musim perdananya, Kagawa tampil 28 kali dan mencetak 12 gol di semua ajang.Dia juga menjadi bagian skuat Die Borussen yang memenangi Bundesliga musim 2010-2011 dan masuk ke susunan pemain terbaik Bundesliga kala itu.
Kiprah Kagawa semakin cemerlang pada musim 2011-2012. Selain menjadi salah satu pemain tidak tergantikan di lini tengah Dortmund, Kagawa juga cukup produktif dalam urusan mencetak gol. Dari 31 kali tampil di Bundesliga, pemain kelahiran Kobe tersebut membukukan 13 gol. Dia juga membawa Dortmund meraih gelar Bundesliga dan DFB Pokal pada tahun 2012.
Pada musim 2012/2013 Kagawa Pindah Ke Manchaseter United, pemain berusia 27 tahun tersebut gagal menjawab ekspektasi. Selama dua musim di Old Trafford, Kagawa hanya mencetak enam gol. Dia akhirnya memutuskan kembali ke Borussia Dortmund pada musim 2014-2015 dan terikat kontrak hingga 2018. Hingga akhir musim 2015-2016, Kagawa mencetak 19 gol dari 84 kali penampilan.

           5. Alvaro Morata

Alvaro Morata merupakan produk dari Real Madrid Castilla. Ia menjalani debut bersama tim utama Los Blancos pada Desember 2010. Pemain yang berposisi sebagai striker ini menunjukkan bakat yang luar biasa. Namun keberadaan Karim Benzema, Cristiano Ronaldo dan Gareth Bale, membuat Morata mempunyai kesempatan yang terbatas untuk tampil.
Pada Juli 2014, Juventus datang membawa uang sebesar 20 juta euro (Rp 290,98 miliar) untuk membawa Morata ke Italia. Tawaran ini diterima Real Madrid dengan klausul khusus pada kontrak sang pemain.
Dua musim setelah Morata hengkang ke Juventus, Real Madrid memutuskan untuk menggunakan klausul khusus tersebut untuk membawa sang striker kembali ke Santiago Bernabeu. Dalam klausul tersebut, El Real diharuskan membayar 30 juta euro (Rp 436,48 miliar) untuk memulangkan Morata.

           6. Mats Hummels

Mats Hummels sejatinya adalah produk akademi Bayern Munchen. Pemain yang berposisi sebagai bek tengah ini menembus tim utama Bayer pada tahun 2007. Dianggap sebagai surplus oleh manajemen klub, Hummels dijual ke Borussia Dortmund pada tahun 2009, setelah menjalani masa peminjaman di klub tersebut pada musim 2008-09. Saat itu, Dortmund mengeluarkan uang sebesar 4,2 juta euro (Rp 611,07 miliar) untuk menebus Hummels.
Delapan musim berkostum Dortmund, Hummels menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan. Pemain berusia 27 tahun ini bahkan menjadi pemain andalan di tim nasional Jerman. Hummels menjadi incaran beberapa klub besar eropa seperti Manchester United dan Barcelona.
Bayern yang tertarik untuk memulangkan Hummels berhasil merealisasikan idenya pada Mei 2016. Namun harga yang harus dibayar Bayern tidak murah, yaitu 35 juta euro (Rp 509,23 miliar).

           7. Mario Gotze

           Gotze merupakan produk akademi Dortmund dan menjalani debut di tim senior pada musim 2009/2010. Empat musim membela Die Borussen, dia meraih dua gelar Liga Jerman dan satu titel DFB-Pokal, serta  mencapai final Liga Champions 2012/2013. Gotze mencetak 44 gol dan 55 assist dalam 156 pertandingan bersama Dortmund di Bundesliga.  
            Setelah itu, dia memutuskan untuk bergabung dengan tim rival, Bayern Munchen pada tahun 2013 dengan nilai 37 juta pounds. Pergi ke klub rival abadi membuat Goetze dihujat oleh seantero suporter Borussia Dortmund, dia dicap sebagai pengkhianat terbesar dalam sejarah klub. Namun selama empat musim, dia gagal mengamankan satu tempat utama di starting line-up. Bahkan musim lalu dia cuma 14 kali bermain di Bundesliga Jerman.
            Setelah tiga tahun berjuang, akhirnya Gotze kembali ke klub yang telah berjasa mengangkat namanya itu dengan nilai transfer 22 juta punds atau setara dengan Rp. 345 miliar. Kembalinya Goetze juga menimbulkan polemik buat suppoter Si Kuning Biru yang terlanjur sakit hati dengan si pemain. Tapi semua berharap dengan beberapa gol di musim depan pasti akan mengembalikan kecintaan para fans kepada seorang Gotze.

           8. Paul Pogba

           Pogba datang ke Manchester United pada tahun 2009 ketika masih berusia 16 tahun, dia merupakan anak didik akademi sepakbola manchaster united. Sejak awal bergabung, Pogba telah diprediksi akan menjadi pemain besar berkat talenta yang ia miliki. Pada awal musim 2011-12, Sir Alex Ferguson menyertakan nama Pogba dalam skuat senior Manchester United.
           Namun sayang, di saat era Sir Alex Ferguson tersebut Pogba tidak mendapatkan bermain cukup banyak dan hanya tampil sebanyak tiga kali di musim kompetisi 2011/2012. Musim panas 2012, Paul Pogba menerima pinangan Si Nyonya Tua, Juventus dengan status bebas transfer. Juventus hanya membayar development fee sebesar 800 ribu pounds saja.
           Empat musim berada di La Vecchia Signora, Pogba berkembang pesat dengan membawa klub tersebut meraih empat gelar Scudetto. Hal ini menarik minat United untuk membawa pulang mantan pemainnya tersebut. Pada Agustus 2016, keinginan United terpenuhi namun mereka harus memecah rekor transfer pemain dunia setelah mengeluarkan uang sebesar 105 juta euro (Rp 1,52 triliun) untuk membawa Pobga kembali ke Old Trafford.
Previous
Next Post »

1 komentar:

Click here for komentar
Maysar
admin
April 24, 2019 at 7:02 PM ×

Bonus 7x WIN Sabung Ayam SV388 Winning303

Penawaran Promosi :
1.Promosi berlaku untuk Seluruh Member Baru Winning303 yang menggunakan Mata Uang IDR ( Indonesian Rupiah )
2.Promosi berlaku untuk Permainan Sabung Ayam SV388 Pada Situs Winning303
3.Bonus Tidak Dapat Di Klaim Apabila Mengikuti Promo Bonus Deposit
4.Syarat dan ketetuan berlaku.

Buruan langsung gabung bersama kami bosku, agar bisa menang kesempatan ini :
WA : 0877 8542 5244
atau langsung di Livechat kita www(titik)winning303(titik)org

>>>DAFTAR<<<

Winning303

Congrats bro Maysar you got PERTAMAX...! hehehehe...
Reply
avatar